Masjid Al-Aqsa memiliki sejarah yang sangat panjang, dimulai dari zaman kuno hingga era modern,

Mengunjungi Situs Bersejarah Masjid Al-Aqsa di Yerusalem

1. Zaman Nabi dan Periode Awal Islam

πŸ“Œ Sebelum Ka’bah di Mekkah menjadi kiblat umat Islam, kaum Muslimin awal menghadap ke arah Masjid Al-Aqsa saat shalat.
πŸ“Œ Pada tahun 621 M, dalam peristiwa Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW diyakini melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa sebelum naik ke langit.

2. Pembangunan dan Renovasi

πŸ›οΈ Pada tahun 691 M, Khalifah Abd al-Malik bin Marwan dari Dinasti Umayyah membangun Kubah Batu (Dome of the Rock), yang menjadi salah satu ikon utama di kompleks ini.
πŸ—οΈ Pembangunan besar-besaran dilakukan oleh Khalifah Al-Walid I pada awal abad ke-8, yang kemudian membentuk tampilan Masjid Al-Aqsa seperti yang dikenal saat ini.
πŸ”₯ Pada 746 M, gempa bumi besar menghancurkan sebagian bangunan, yang kemudian direnovasi oleh Dinasti Abbasiyah.

3. Periode Perang Salib dan Kekuasaan Muslim

βš”οΈ Pada 1099, Tentara Salib mengubah Masjid Al-Aqsa menjadi gereja dan markas pasukan mereka.
πŸ” Pada 1187, Shalahuddin Al-Ayyubi merebut kembali Yerusalem dan memulihkan fungsi Al-Aqsa sebagai masjid.

4. Era Ottoman hingga Modern

πŸ•Œ Pada masa Kesultanan Ottoman (1517–1917), renovasi besar dilakukan, termasuk pemulihan mosaik dan arsitektur.
πŸ•ŠοΈ Setelah Perang Dunia I, wilayah ini berada di bawah kendali Inggris, lalu Israel setelah 1967, meskipun pengelolaannya tetap berada di tangan Waqf Islam.


Arsitektur dan Kompleks Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa bukan hanya satu bangunan, tetapi bagian dari kompleks Haram al-Sharif, yang juga mencakup berbagai situs penting lainnya.

1. Masjid Al-Aqsa

  • Bangunan utama memiliki arsitektur khas Islam, dengan kubah besar berwarna perak.
  • Interior dihiasi dengan kaligrafi Islam, ukiran kayu, dan mozaik yang indah.
  • Mampu menampung sekitar 5.000 jamaah dalam satu waktu.

2. Kubah Batu (Dome of the Rock)

  • Sering disalahartikan sebagai Masjid Al-Aqsa, Dome of the Rock sebenarnya adalah tempat suci yang dibangun di atas batu yang diyakini sebagai titik di mana Nabi Muhammad naik ke langit.
  • Memiliki kubah emas ikonik yang menjadi simbol Yerusalem.

3. Gerbang dan Halaman

  • Haram al-Sharif memiliki 15 gerbang masuk, beberapa di antaranya terbuka untuk umum dan yang lainnya hanya untuk umat Muslim.
  • Halaman luas di sekitarnya digunakan untuk shalat berjamaah, terutama pada hari Jumat dan Ramadan.

4. Mihrab dan Mimbar Shalahuddin

  • Mihrab di dalam masjid menunjukkan arah kiblat.
  • Mimbar Shalahuddin, yang dulunya terbuat dari kayu indah, dibakar pada tahun 1969 dalam serangan oleh ekstremis, tetapi telah direkonstruksi.

Pentingnya Masjid Al-Aqsa dalam Islam

1. Kiblat Pertama Umat Islam

Sebelum perintah menghadap Ka’bah di Mekkah, umat Islam shalat menghadap Masjid Al-Aqsa.

2. Tempat Isra Mikraj

Masjid ini disebut dalam Al-Qur’an (Surah Al-Isra:1) sebagai tempat di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam sebelum naik ke langit.

3. Salah Satu dari Tiga Masjid yang Dianjurkan untuk Dikunjungi

Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Janganlah kalian bepergian jauh kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa.” (HR. Bukhari & Muslim)


Tips Mengunjungi Masjid Al-Aqsa

Jika Anda ingin mengunjungi Masjid Al-Aqsa, berikut beberapa tips penting:

βœ” Periksa Situasi Keamanan – Yerusalem adalah kota dengan dinamika politik yang kompleks, jadi selalu periksa kondisi terbaru sebelum berkunjung.
-Kenakan Pakaian yang Sopan – Seperti tempat suci lainnya, pakaian yang menutupi tubuh lebih dihormati.
-Datang Saat Waktu Shalat – Agar bisa merasakan suasana spiritual yang mendalam.
-Hormati Peraturan di Kompleks Masjid – Menghindari tindakan yang bisa dianggap tidak sopan oleh masyarakat setempat.


Kesimpulan

Masjid Al-Aqsa adalah saksi bisu sejarah panjang peradaban Islam, yang telah bertahan dari berbagai perang, penjajahan, dan konflik selama ribuan tahun. Keindahan arsitekturnya, sejarahnya yang kaya, dan maknanya yang mendalam menjadikannya sebagai salah satu situs paling berharga bagi umat Islam di seluruh dunia.

Mengunjungi Masjid Al-Aqsa bukan hanya perjalanan wisata sejarah, tetapi juga perjalanan spiritual yang memperkuat rasa iman dan penghormatan terhadap warisan Islam. Bagi siapa pun yang tertarik dengan sejarah dan budaya Islam, Al-Aqsa adalah destinasi yang wajib dikunjungi.